Footprints

When GOD opened the window of HEAVEN, HE saw me & ask, "What you wish for today?..." I said, "LORD... please take care of the person who read this message"

Allah Bapa Seperti Pemulung

| 22 Mei 2009 |


"Ada satu hal di mana TUHAN tidak berkuasa untuk melakukannya" TUHAN tidak berkuasa untuk tidak menepati janjiNYA. Ia begitu setia akan janjiNYA.(Mazmur 12:7)

Suatu hari Guru sekolah minggu memberikan tugas kepada murid-muridnya: Seperti apa Allah Bapa itu? "Untuk mudahnya, kalian harus melihat Dia sebagai seorang Bapa.. seorang papi," ujar guru tsb.

Minggu berikutnya, guru tsb menagih PR dari setiap murid yang ada. "Allah Bapa itu seperti Dokter!" ujar seorang anak yang papanya adalah dokter. "Ia sanggup menyembuhkan sakit penyakit seberat apapun!" "Allah Bapa itu seperti Guru!" ujar seorang anak yang lain. "Dia selalu mengajarkan kita untuk melakukan yang baik dan benar." "Allah Bapa itu seperti Hakim!" ujar seorang anak yang papanya adalah hakim dengan bangga,"Ia adil dan memutuskan segala perkara di bumi." "Menurut aku Allah Bapa itu seperti Arsitek. Dia membangun rumah yang indah untuk kita di surga!" ujar seorang anak tidak mau kalah. "Allah Bapa itu Raja! Paling tinggi di antara yang lain!" "Allah Bapa itu pokoknya kaya sekali deh! Apa saja yang kita minta Dia punya!" ujar seorang anak konglomerat.

Guru tsb tersenyum ketika satu demi satu anak memperkenalkan image Allah Bapa dengan semangat. Tetapi ada satu anak yang sedari tadi diam saja dan nampak risih mendengar jawaban anak2 lain. "Eddy, menurut kamu siapa Allah Bapa itu?" ujar ibu guru dengan lembut. Ia tahu anak ini tidak seberuntung anak2 yang lain dalam hal ekonomi, dan cenderung lebih tertutup.

Eddy hampir2 tidak mengangkat mukanya, dan suaranya begitu pelan waktu menjawab,"Ayah saya seorang pemulung... jadi saya pikir... Allah Bapa itu Seorang Pemulung Ulung." Ibu guru terkejut bukan main, dan anak-anak lain mulai protes mendengar Allah Bapa disamakan dengan pemulung. Eddy mulai ketakutan. "Eddy,"ujar ibu guru lagi. "Mengapa kamu samakan Allah Bapa dengan pemulung?"

Untuk pertama kalinya Eddy mengangkat wajahnya dan menatap ke sekeliling sebelum akhirnya menjawab,"Karena Ia memungut sampah yang tidak berguna seperti Eddy dan menjadikan Eddy manusia baru, Ia menjadikan Eddy anakNya."

Memang bukankah Dia adalah Pemulung Ulung? Dia memungut sampah-sampah seperti saudara dan saya, menjadikan kita anak-anakNya, hidup baru bersama Dia, dan bahkan menjadikan kita pewaris kerajaan Allah.

Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Efesus 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu sendiri melainkan pemberian Allah.

Our God is able! "Not by power, not by might, but by My Spirits, says the LORD" (Zach 4:6)




READ MORE - Allah Bapa Seperti Pemulung


Musik Yang Mengalirkan Kehidupan

| 19 Mei 2009 |


1. Mengalirkan Roh Yang Damai Dan Tenang

Musik menjamah hati dan emosi kita. Apa yang kita dengarkan akan mempengaruhi pemikiran, tindakan, dan sikap kita. Sewaktu memberontak melawan Allah, Raja Saul kehilangan perlindungan Allah dalam hidupnya dan roh jahat datang untuk menyiksa dia. Hanya sewaktu Daud bermain kecapi, maka dia merasa damai, lalu roh jahat tersebut akan meninggalkan dia. "Dan setiap kali apabila roh yang daripada Allah itu hingap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman dan roh jahat itu undur dari padanya." (I sam 16 : 23). Musik mempunyai kuasa atas orang yang mendengarkannya. Kuasa itu bisa baik atau buruk, tergantung pada tipe musiknya. Sewaktu kita mendengarkan musik Kristen, kita melepaskan hadirat Allah dalam hidup di rumah kita. Kita menghalau semua roh-roh yang berusaha untuk menekan. Orang-orang yang mengunjungi kita akan merasakan damai sejahtera dan hadirat Allah. Seperti Saul merasa bebas dan damai melalui musik yang diurapi.

2. Alat Yang Berguna Untuk Memenangkan Jiwa

Orang Kristen bisa memproduksi musik yang luar biasa, enak didengarkan telinga dan mempunyai pengaruh positif. Membagikan musik kita dengan orang-orang non Kristen bisa menjadi alat kesaksian yang baik jika musiknya mempunyai standar yang tinggi. Musik kita bisa menjadi alternatif bagi mereka yang belum mengenal Kristus. Musik akan menghancurkan pemikiran bahwa gereja tidak lebih dari acara yang membosankan dan biasa saja. Pada tahun 1996, kelompok rock Petra mengadakan konser di sebuah tempat olahraga di Bogota. Tujuannya adalah untuk memberitakan Injil dan menunjukkan pada dunia sebuah alternatif musik selain musik sekuler. Orang-orang yang hadir pada saat itu sangat terpengaruh dengan musik yang dibawakan. Media yang ada juga terpengaruh dan memuji kualitas musik dari band tersebut dan semangat yang mereka tampilkan. Mereka pun pulang setelah mendengarkan pesan Injil. Musik adalah salah satu sarana terbaik untuk memenangkan jiwa. Pada saat akhir konser itu, ada lebih dari 800 orang menerima Yesus.

3. Memberikan Pesan Yang Membangun.

Semua musik Kristen mempunyai pesan yang positif dan membangun , tidak peduli apa gaya musiknya. Terlebih lagi, melodinya akan menuntun orang untuk mendekat kepada Allah. Itu akan menciptakan suasana yang baik untuk berdoa. Anda diizinkan untuk menikmati berbagai macam musik Kristen, rock, salsa, soul, disko, tekno, country, metal, dll. Rasul Paulus meneguhkan dalam I Korintus 6 : 12, "Segala sesuatu halal bagiku. tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh sesuatu apapun." Hal tersebut bukanlah sekedar aturan atau peraturan, akan tetapi kita harus mengetahui bagaimana kita bisa membuat anda merasa menjadi orang yang lebih baik. Musik itu akan memberikan rasa percaya diri dan menguatkan anda pada saat-saat kesukaran dan akan membawa anda lebih dekat kepada Allah dengan lirik dan melodinya.



READ MORE - Musik Yang Mengalirkan Kehidupan


Olahragawan

| 16 Mei 2009 |


Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga (II Tim 2 : 5)

Menyaksikan pembukaan pertandingan sepakbola dalam rangka kejuaraan dunia yang disiarkan TV merupakan hal yang menarik. Pertandingan perdana yang mengawali sebulan pertandingan -pertandingan sepakbola yang selalu menyebabkan orang-orang mengalami demam komunal. Yang lebih menarik lagi dari pertandingan saat itu adalah bagaimana Perancis, sebagai juara dunia bertahan bisa dikalahkan oleh kesebelasan Senegal yang kurang diperhitungkan. Pencetak gol tunggal dari Senengal itu sebenarnya pemain sepakbola dari salah satu kesebelasan Perancis, dan kesebelasan Senegal dilatih oleh pelatih asal Perancis. Jadi siapakah yang menang, Perancis atau Senegal? Secara resmi memang kesebelasan Senegal yang menang, namun dibalik itu orang-orang menyadari bahwa Perancis adalah gudang pemain-pemain yang punya kemampuan bermain sepak bola yang tangguh.

Namun, dibalik itu ada hal menarik yang dapat kita pelajari. Orang tidak lagi mempersoalkan warna kulit atau agama, semua bisa bermain dengan sportif demi nama negara mereka. Demikian juga pertandingan-pertandingan yang digelar diikuti oleh manusia di seluruh dunia, baik yang datang ke Korea maupun ke Jepang maupun yang diam di rumah-rumah. Pada waktu itu mereka semua gembira menyaksikan pesta olahraga yang digelar secara internasional tersebut. Sebenarnya umat manusia bisa belajar dari even-even olahraga yang begitu indah, dimana latar belakang kesukuan atau agama tidak dipermasalahkan demi membawa nama negara.

Peristiwa yang sama kita hadapi di Indonesia dimana piala Thomas Cup dipertahankan, dan para pemain regu Indonesia tidak mensyaratkan harus dari suku, ras, golongan atau agama apa. Yang berprestasi dan yang rela mengorbankan waktu demi tanah airlah yang layak membawa bangsa ini kepada kehormatan bersama. Kita dapat belajar banyak dari peristiwa-peristiwa olahraga tersebut dimana manusia belajar untuk menghargai pihak yang berbeda dengan dia dan sama-sama membela negara yang dilakukan bukan dengan senjata atau kekerasan namun dengan ketekunan berlatih dan disiplin diri.

Negara-negara yang berpikir sektaris umumnya dilanda kemelut perbedan yang tak kunjung berakhir, baik kemelut perbedaan kesukuan, agama, ras, dan antar golongan, namun bila kita dapat bercermin pada sportifitas pertandingan olahraga dan melihat bagaimana para penonton di seluruh dunia bergembira bersama.

Namun Rasul Paulus melihat beberapa hal yang bisa ditiru dari bidang olahrraga, yaitu ketekunan berlatih untuk mencapai keberhasilan, lebih mengutamakan bangsa dan negara daripada kepentingan kelompok dan diri sendiri, dan lebih dari itu sportifitas untuk mengikuti peraturan-peraturan yang telah digariskan. Dalam kehidupan kebangsaan, bila semangat yang sama ditegakkan, maka akan indah sekali hasilnya. Semua energi digunakan dengan ketekunan untuk membela bangsa dan negara, dan bagi bangsa dan negara ada perangkat hukum dan peraturan yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus diikuti. Maka, bila semua berjalan demikian, keberhasilan hidup kebangsaan dan kenegaraan akan tecapai dan kalau itu tercapai, maka kehidupan masing-masing pribadi akan mengalami keberhasilan dan sukacita pula sebagai dampaknya.

Lebih dari itu dalam suratnya yang pertama kepada Timotius, Rasul Paulus juga mengingatkan bahwa sebenarnya ibadah memiliki kelebihan yang ideal dari olahraga. Olahraga hasilnya bersifat sementara, Perancis yang dahulu juara sekarang kehilangan gelarnya, namun perharapan dalam ibadah itu kekal. Rasul Paulus berkata, "Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguana dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang." (I Tim 4 : 7b-8).

Bila untuk olahraga bersifat duniawi dan sementara, manusia bersedia berlatih dengan tekun, maka untuk ibadah dengan pengharapannya yang kekal - bukan hanya untuk kehidupan di dunia fana ini namun sampai kehidupan kekal dalam alam baka - selayaknya kita berlatih dengan lebih tekun dan giat lagi menjelang hari Tuhan yang mendekat.



READ MORE - Olahragawan


Nehemia

| 15 Mei 2009 |



Salah satu contoh yang paling menonjol dalam Alkitab mengenai kepemimpinan yang berpengaruh dan berwibawa dapat kita lihat dalam kehidupan Nehemia. Terkadang caranya kelihatan agak keras, tetapi ia dipakai Allah untuk mengadakan pembaharuan yang menakjubkan dalam kehidupan bangsanya dalam waktu yang sangat singkat. Suatu analisa mengenai kepribadian dan metodenya mengungkapkan bahwa cara yang dipakainya dapat berhasil karena mutu wataknya sendiri.

Wataknya.

Kesan pertama yang kita peroleh ketika membaca kisah sederhana tentang Nehemia ialah bahwa ia adalah orang yang senang berdoa. Reaksi pertamanya ketika mendengar tentang nasib Yerusalam yang menyedihkan adalah berpaling kepada Tuhan di dalam doa. Ini membuktikan bahwa ia tidak asing lagi didepan tahta kasih karunia. Secara keseluruhan, catatan kehidupannya dipenuhi dengan doa. Baginya doa bukan saja merupakan sesuatu yang dilakukan pada waktu tertentu saja, melainkan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan dan pekerjaan sehari-hari (1 : 4,6 ; 2 : 4 ; 4 : 4 ; 4 : 4,9 ; 5 : 19 ; 6 : 14 ; 13 : 14,22,29)

Ia menunjukkan keberanian dalam menghadapi bahaya besar. “Orang manakah seperti aku ini yang akan melarikan diri? Orang manakah seperti aku ini dapat mamasuki Bait Suci dan tinggal hidup? Aku tidak pergi” (6 : 11). Pernyataan keteguhan hati dan keberanian banyak artinya untuk menambah moral suatu bangsa yang sudah patah semangat. Ia menunjukan perhatian yang sejati terhadap kesejahteraan bangsanya, suatu perhatian yang begitu jelas, bahkan musuh-musuhnya mengomantari hal itu. “Mereka sangat kesal karena ada orang yang datang mengusahakan kesejahteraan orang Israel” (2 : 10). Perhatiannya dinyatakan melalui puasa, doa, dan air mata (1 : 4-6). Nehemia memihak bangsanya, bukan saja dalam kesedihan mereka, tetapi juga dalam dosa-dosa mereka. “Dosa yang kami orang Israel yang telah lakukan terhadap-Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa” (1 : 6).

Ia menunjukkan suatu tinjauan masa depan yang teliti. Setelah memperoleh perhatian raja yang baik, ia meminta surat-surat kepada para gurbernur di daerah-daerah yang dilaui olehnya dalam perjalanan ke Yerusalem. Tetapi pikirannya terus diarahkan kepada tugas yang menunggunya di Yerusalaem. Ia juga meminta surat-surat kepada para penjaga taman milik raja-raja, agar dapat memperoleh kayu yang diperlukan, “untuk memasang balok-balok pada pintu gerbang di benteng … dan untuk tembok kota (2 : 8). Ia memikirkan hal tersebut masak-masak. Dalam tindakan-tindakan Nehemia yang berani terasa adanya sikap hati-hati. Setibanya di Yerusalem, ia tidak serta-merta mulai dengan pekerjaannya. “Maka tibalah aku di Yerusalem … tiga hari aku disana” (2 : 11). Baru setelah beberapa hari . setelah dengan cermat dapat menilai keadaan, ia mulai bertindak. Dan bahkan pada waktu itu sikap pembawaannya yang berhati-hati menyebabkan ia tetap berdiam diri mengenai maksud kedatangannya. Pekerjaan pengamatannya pun dilakukan pada waktu malam.

Pada dasarnya, Nehemia adalah orang yang tegas. Ia tidak aakn menunda-nunda jika harus memutuskan sesuatu. Sifatnya yang penuh semangat tidak mengenal penundaan. Ia mempunyai kemampuan memikul orang lain secara istimewa. Ia bersedia memahami dan mendengarkan masalah-masalah dan keluhan bangsanya dan mengambil tindakan untuk mananggulanginya (4 : 10-12 ; 5 : 1-5). (Seorang pemimpin mengatakan mengenai salah seorang bawahannya, “Saya tidak bermaksud membiarkan mereka menangis di bahu saya!” Tetapi untuk maksud itulah seharusnya bahu seorang pemimpin!).

Keputusan dan tindakan Nehemia ditandai oleh sifatnya yang sama sekali tidak memihak. Ia tidak mamandang muka orang. Kaum bangsawan dan pemimpin dikecamnya., jika memang mereka patut dikecam, sama saja seperti orang-orang biasa. “Aku menggugat para pemuka dan para penguasa … lalu kuadakan terhadap mereka suatu sidang jemaah yang besar” (5 : 7). Pendekatan rohaninya terhadap masalah-masalah tidak mengesampingkan realisme yang sehat. “Tetapi kami berdoa … dan mengadakan penjagaan … siang dan malam” (4 : 9).

Dalam menerima tanggung jawab, ia tidak mengelakkan implikasinya yang berat, melainkan bersedia melakukan tugas dengan segala kesulitan yang dihadapinya, terus sampai berhasil.
Nehemia muncul sebagai orang yang kuat dalam pemerintahan, tenang dalam keadaan krisis, tidak takut menghadapi bahaya, berani mangambil keputusan, seksama dalam organisasi, tidak memihak dalam kepemimpinan, gigih menghadapi perlawanan, bersikap tegas menghadapi ancaman, waspada terhadap intrik. Ia adalah pemimpin yang memenangkan dan mendapat kepercayaan sepenuhnya dari pada pengikutnya.

Cara-caranya.

Ia membangkitkan semangat rekan-rekannya. Inilah fungsi penting dari seorang pemimpin yang bertanggung jawab. Ia mencapai tujuan ini dengan memberikan dorongan iman dan memalingkan pikiran mereka dari besarnya masalah mereka pada waktu itu kepada kebesaran Allah dan sifat-Nya yang dapat dipercaya. Keyakinan seperti ini banyak terdapat dalam kitab Nehemia (2 : 20 ; 4 : 14 ; 4 : 20 : 8: 11).

Iman manghasilkan iman. Rasa pesimis menghasilkan ketidakpercayaan. Tanggung jawab utama seorang pemimpin rohani adah membina iman rekan-rekannya. Nehemia pandai menghargai orang dan memberi mereka dorongan. Ia mendatangi orang-orang yang merasa kecewa dan merosot semangatnya. Tujuan utamanya ialah membangkitkan harapan dan kemudian memperoleh kerjasama mereka. Hal ini sebagian dilakukannya dengan mengingat kembali kemurahan tangan Allah, yang telah menyertainya dan menyampaikan kepada mereka penglihatan dan keyakinan kepada Allah. “Ketika kuuberitahukan kepada mereka, betapa murahnya tangan Allahku yang melindungi aku dan apa yang dikatakan raja kepadaku, berkatalah mereka: ‘Kami siap untuk membangun!’ Dan dengan sekuat tenaga mereka mulai melakukan pekerjaan yang baik itu” (2 : 18)

Kesalahan dan kegagalan harus diperbaiki dengan setia. Tetapi yang penting adalah cara dan tindakan ini dilakukan. Nehemia rupanya dapat melakukan hal ini dengan begitu rupa sehingga dapat menyemangati bangsanya agar mereka dapat melakukannya dengan lebih baik. Lebih dari itu, kedisiplinannya yang setia dan teguh menyebabkan keyakinan kepadanya semakin bertambah dan semakin meneguhkan wewenangnya. Ia menghadapi penyebab kelemahan yang potensial dengan segera. Dua peristiwa khusus dicatat disini.

Orang-orang merasa kecewa karena sangat lelah dan terhalang (4 : 10-16). Mereka sangat lelah; puing-puing yang sangat banyak menghalangi kemajuan mereka; musuh-musuh mengintimidasi mereka. Taktik apa yang dimiliki oleh Nehemia? Ia mengarahkan pikiran mereka kepada Allah. Ia mengusahakan agar mereka dipersenjatai secukupnya. Ia mengelompokkan mereka kembali dan menempatkan mereka di tempat-tempat yang strategis. Ia memanfaatkan kekuatan kesatuan keluarga. Ia menyuruh separuh dari mereka untuk bekerja, sedangkan setengahnya lagi bertahan dan istirahat. Keberanian mereka pulih ketika melihat behwa pemimpin mereka menyadari masalah-masalah mereka dan berusaha menanggulanignya.

Dalam peristiwa kedua, rakyat kecewa karena keserakahan dan sikap tidak berbelas kasihan saudara-saudara mereka yang kaya (5: 1-5). Tanah mereka telah digadaikan; beberapa anak mereka telah dijual sebagai budak. “Kami tidak dapat berbuat apa-apa, Karena ladang dan kebun anggur kami sudah jadi milik orang lain.” Tidak ada sesusatu apapun yang lebih menyebabkan merosotnya semangat orang daripada jika kesejahteraan anak-anaknya dihancurkan.

Sekali lagi Nehemia memakai taktik yang penuh dengan pengajaran. Ia mendengar semua keluhan mereka dengan penuh perhatian dan memahami semua dilema yang mereka hadapi. Ia menegur dan mempermalukan kaum bangsawan kareana sikap mereka yang tanpa belas kasihan makan riba dari saudara-saudaranya (5 : 7). Ia membandingkan tindakan mereka dengan sikap yang lebih mementingkan orang lain (5 : 14). Begitu besar rohaninya sehingga mereka menjawab: “Itu akan kami kembalikan! Dan kami tidak akan menuntut apa-apa dari mereka. Kami akan melakukan tepat seperti apa yang engkau perintahkan” (5:12).

Nehemia memulihkan kuasa Firman Allah (8 : 1-8) Tanpa tindakan ini, pembaharuan yang dimulai olehnya pasti berjalan sementra saja atau bahkan tidak mungkin sama sekali. Dengan keras ia menjalankan standar Firman Allah. Dan sikap ini memberikan kuasa rohani terhadap tindakan-tindakannya.

Ia menyerukan dipulihkannya Hari Raya Pondok Daun, yang tidak pernah dirayakan lagi sejak zaman Yosua (8 : 15). Betapa gembira orang-orang yang bekerja keras menyambut hari libur mingguan dan hari raya ini! Pembacaan kitab suci membawa pertobatan dan pengakuan dosa dari kedua pihak, baik pihak orang Israel maupun para imam (9 : 3-5). Mereka manahirkan rumah Allah dari perabot rumah Tobia yang menajiskan (13 : 49). Perkakas-perkakas rumah Allah dikembalikan ke tempatnya (13 : 19) dan persembahan perpuluhan sekali lagi dibawa ke dalam peti persembahan (13 : 15), perkawinan dengan bangsa-bangsa di sekitar dilarang (13 : 23-25), dan diadakan pemisahan di antara mereka (13 : 30).

Ia cakap dalam berorganisasi. Dalam menyusun rencana-rencana dengan terperinci , ia mengadakan suatu penelitian yang hati-hati dan menilai situasinya secara objektif (2 : 11-16). Ia memerinci jumlah tenaga kerja yang tersedia. Ia tidak mengabaikan perhitungan di atas kertas. Setiap kelompok diserahi tanggung jawab di satu bidang tertentu secara khusus dan jelas. Ia mengakui para pemimpin bawahannya dengan menyebut nama-nama mereka dan tempat dimana mereka bekerja. Mereka mendapat kesan bahwa mereke lebih dari sekedar satu roda dalam sebuah mesin saja. Ia menjalankan suatu pembagian tanggung jawab yang bijakasana. “Pengawasan atas Yerusalem aku serahkan kepada Hanani, saudaraku, dan kepada Hanaya, panglima benteng” (7 : 2),. Dengan demikian ia memberikan kesempatan kepada orang-orang yang mampu untuk mengembangkan potensi kepemimpinan mereka. Ia mempunyai ukuran yang tinggi mengenai orang-orang yang dipilihnya (7 : 2) yaitu kesetiaan, “ia seorang yang dapat dipercaya, dan anak yang sangat saleh, ia takut akan Allah daripada orang lain.”

Kepemimpinannya dinyatakan dalam sikapnya tehadap perlawanana yang terorganisasi. Bentuknya bermacam-macam, seperti fitnah, sindiran, infiltrasi, initimidasi, dan intrik. Diperlukan bimbingan yang bijaksana dan tegas untuk dapat mengambil jalan yang mantap ditengah-tengah kemelut seperti ini.

Sekali lagi langkah pertama yang diambilnya adalah berdoa. “Tetapi kami berdoa kepada Allah kami” (4 : 9) Dan apabila keadaan memungkinkan , ia tidak menghiraukan musuh-musuhnya. Ia tidak membiarkan mereka membelokkan dia dari tugas utamanya, tetapi pada saat yang sama ia mengambil tindakan penjagaan seperlunya (4 : 16). Hal terpenting dari semua itu ialah bahwa ia tidak pernah menyimpang dari sikap iman yang teguh kepada Allah (4 : 20).

Ujian kepemimpinan rohani ialah apakah kepemimpinan itu berhasil mencapai tujuannya atau tidak. Dalam persoalan Nehemia, kita tidak perlu meragukannya lagi. Tulisan dalam Alkitab berbunyi, “Maka selesailah tembok itu” (6 : 15).




READ MORE - Nehemia


Tempat Godaan

| 13 Mei 2009 |


Mat 4 : 1-11

Iblis mempunyai 1001 macam cara untuk menjebak manusia. Jadi kita harus berjaga-jaga agar kita tidak jatuh dalam jebakannya. Dalam perikop ini, ada 3 tempat cobaan yang dilalui oleh Tuhan Yesus. Tempat-tempat ini memberikan pelajaran bagi kita agar kita waspada. Cobaan bisa menjatuhkan siapa saja. 

1. Di Tempat Sepi.

Di tempat sepi tidak ada siapapun. Hanya Roh Kudus saja. Mungkin kita bisa saja bersama dengan banyak orang di suatu tempat, tapi kita bisa merasa sendirian dan kesepian. Dalam kondisi itu pencobaan datang dalam berbagai macam bentuk, misal : perempuan, laki-laki, hobby, kedudukan, dll. Ketika kita bertemu dengan orang lain , kita juga bisa masuk dalam situasi yang sepi, sehingga kita harus mengambil keputusan dan hanya Roh Kudus yang bisa menolong. Iblis menawarkan banyak kebutuhan kepada kita, antara lain : uang, keamanan, masa depan, kesehatan. Tapi semua pencobaan itu membuat kita jauh dari Tuhan. Dan perlahan-lahan roh kita akan mati (Mat 6 : 33, Mark 1 : 35, Maz 1 : 1-3). Yang harus kita lakukan di tempat sepi adalah senantiasa mengingat-ingat Firman Tuhan.

2. Tempat Yang Ramai.

Tempat yang ramai berbicara tentang filsafat dan pengajaran-pengajaran yang berkembang di akhir zaman dan berbeda haluan dengan Firman Tuhan. Ada banyak pola pikir yang bisa mengaburkan pikiran kita dari Firman Tuhan. Oleh karena itu, kita tidak boleh mengartikan Firman Tuhan sekehendak hati dan pikiran kita sendiri (Yoh 11 : 6). Kita harus memegang teguh Firman Tuhan apapun keadaan sekeliling kita. jangan kita mempertanyakan kebenaran dan relevansi Firman Tuhan (Ams 3 : 5).

3. Tempat Yang Tinggi.

Tempat yang tinggi berbicara tentang kedudukan, kepemimpinan, menjadi terkenal, dan berada di puncak keberhasilan. Godaan dari tempat yang tinggi adalah mengkompromikan Firman Tuhan. Di tempat itulah kita menjadi ingin lebih baik dan dibujuk untuk menghalalkan segala cara untuk mencapai yang diinginkan (jabatan, menjual iman). Kapan iblis disembah dalam hidup kita? Ketika kita berada di tempat tinggi, kedudukan tinggi dan menghalalkan segala cara (Rom 6 : 16).



READ MORE - Tempat Godaan


Kecil tapi...

| |


Yak 3 : 1-12

Yakobus mengingatkan kita bahwa sebagai orang Kristen yang ditentukan untuk menjadi kepala bkan ekor. dalam pembahasan kali ini, kita diajar untuk menguasai lidah kita sepenuhnya. Lidah dapat menjadi berkat, tapi juga dapat menjadi kutuk bagi kita, lidah dapat menghancurkan dan sebaliknya dapat juga membangun.

Pengendalian lidah menjadi masalah besar bagi setiap manusia di setiap generasi. Tidak ada orang yang tidak berdosa dengan lidahnya. Setiap otang Kristen tidak ada yang terbebas dari masalah pengendalian lidahnya. Belajar menjadi orang Kristen yang kuat dan alkitabiah adalah termasuk belajar untuk mengekang lidahnya.

1. Berkuasa untuk mengendalikan (3-4)

Lidah sungguh memiliki kuasa untuk mengatur dan mengendalikan, baik untuk tujuan yang beik maupun tujuan yang jahat. Dengan lidah perintah dan instruksidiberikan untuk dapat mengendalikan kekuatan yang besar. Bayangkan kekuatan komando yang diberikan oleh komandan pasukan! Seorang perwira di Kapernaum mengerti akan kuasa lidah sehingga Yesus ditolak datang ke rumahnya, cukup Yesus berkata-kata saja (Mat 8 :8-9). Dengan hanya berkata-kata saja Yesus dapat memerintahkan satu legiun tentara setan untuk keluar dari diri seorang di Gerasa dan masuk ke dalam 200 babi yang akhirnya mati terjun ke danau (Mark 5 : 12). Kita harus sangat berhati-hati dengan lidah kita karena dengan lidah kita dapat mengendalikan dan mengatur segala sesuatu dengan kekuatan yang besar. PAstikan bahwa kita memakainya untuk menimbulkan dampak yang positif dan bukan sebaliknya! Lidah kita dapat menyebabkan orang banyak datang kepada Kristus atau sebaliknya juga dapat menyebabkan orang banyak menolak Kristus. Jadi, lidah menentukan keselamatan orang banyak (Kis 2 : 41, Ams 15 : 1)

2. Berkuasa untuk menghancurkan (5-8)

Yakobus menyamankan lidah dengan api san binatang buas dengan racunnya yang mematikan, Api memang dibutuhkan oleh manusia, tapi haruslah api yang terkendali, api yang diluar kendali harus dipadamkan. Api yang tidak terkontrol akan menghanguskan dan menyebabkan kerusakkan serta kebinasaan. Demikian pula lidah kita ini jika tidak digunakan dengan hati-hati dan terkendali akan menghancurkan dan menimbulkan kerugian yang besar. Seperti lidah yang dipakai untuk gosip dan fitnah akan menghancurkan. Begitu pula lidah yang dipakai untuk berkata-kata negatif. MEmang awalnya kecil dan hanya dari satu orang ke satu orang yang lain, tapi kemudian akan menyebar dan menghancurkan. Banyak pula korban yang ditimbulkan, yaitu orang yang digosipkan, pengosip, gereja, dan orang yang mendengar gosip (Ams 20 : 19, Ams 25 : 9-10). Karena fitnah dan gosip, maka gereja Tuhan sampai saat ini seringkalai terhambat kemajuannya. Banyak orang non-Kristen tersandung dengan kata-kata orang Kristen, sehingga sampai mati tidak mau percaya. Tuhan akan menuntut tanggung jawab kita pada hari penghakiman. Dikatakan bahwa lidah merupakan dunia kejahatan dan dinyalakan oleh api neraka. Ini disebabkan karena dosa asal. Sebab kejatuhan Adam lidah manusia tadi jahat di Sorga. Lidah yang tidak diserahkan kepada Tuhan cenderung mengatakan kebohongan . Ini akan membawa kita ke dlam berbagai kesulitan (Ams 6 : 2). Ada pepatah : "Setajam -tajamnya pisau, namun lidah lebih tajam".

3. Berkuasa untuk meneduhkan (9-12)

Seringkali tanpa sadar kita memakai lidah kita untuk memuji-muji dan menyembah Tuhan dalam kebaktian, namun bagaimana dengan keadaan di luar kebaktian?. MAnusia dan segala yang ada du mika bumi ini membutuhkan air, tanpa air maka tidak akan ada kehidupan. Sekalipun air juga dapat menjadi bencana bagi manusia. Lidah juga dapat menjadi bencana bagi manusia. Lidah kita harus menjadi air yang memberi kehidupan (Ams 18 : 4, Ams 10 : 11). Air dipakai juga untuk membasuh dan mandi, menimbulkan kesegaran dan menjadikan kita bersih. Lidah orang Kristen harus dapat membasuh, membersihkan dan menyembuhkan . Kalau hati telah dibersihkan oleh Yesus dalam pertobatan, maka lidah juga akan menjadi sumber air yang meneduhkan (Mat 15 : 18, Yoh 6 : 36b).

Biasakan lidah kita untuk berkata-kata yang menguatkan dan membangun serta membawa keteduhan! Misalnya dengan berkata tolong dan terima kasih, maafkan saya, aku mengasihi kamu, aku berdoa bagi kamu, dll.




READ MORE - Kecil tapi...


Buat Mereka Sibuk!

| 11 Mei 2009 |


Suatu ketika setan berkumpul mengadakan konggres sedunia. Pada pidato pembukaanya, sang pemimpin berkata: "Kita nggak mungkin menjauhkan umat Kristen dari gereja. Kita tidak bisa mencegah mereka membaca Alkitab dan mengetahui kebenarannya. Kita bahkan tidak bisa mencegah mereka berhubungan dengan Sang Juru Selamat. Sekali mereka memperoleh kontak dengan Yesus, maka kekuasaan kita akan hancur." "Biarkan saja mereka ke gereja. Begitu selesai makan malam, curilah waktunya, sehingga mereka tidak punya waktu untuk membangun hubungan dengan Yesus Kristus." "Inilah yang harus kalian lakukan," kata setan. "Jauhkan mereka dari Sang Penyelamat, dan konsentrasilah ke jaringan-jaringan vital yang mengatur hidup mereka sepanjang hari." "Apa yang harus kami lakukan?" teriak setan-setan yang hadir. "Buat mereka sibuk untuk hal-hal yang sepele dalam hidup mereka dan dapat mempengaruhi jalan pikiran mereka," jawab sang pemimpin.

A. Perbanyak waktu luang mereka dan sibukkan, sibukkan dan sibukkan.

B. Usahakan ibu-ibu rumah tangga bekerja lebih lama dan suaminya bekerja 6-7 hari seminggu, 10-12 jam sehari, sehingga mereka tidak sempat bersosialisasi.

C. Buat mereka tak punya waktu luang untuk anak. Begitu keluarga mereka terpecah, maka kesibukkan menjadi tempat pelarian.

D. Arahkan jalan pikiran mereka sehingga tidak mendengar hati nurani lagi.

E. Usahakan mereka memutar kaset atau mendengarkan radio hal-hal duniawi pada saat mengemudi. Jaga agar TV, VCD player, CD dan komputer tetap diputar terus menerus di rumah mereka, dan usahakan tidak mendengar lagu-lagu rohani di setiap toko maupun restoran yang ada di dunia. Ini akan mempengaruhi pikiran mereka dan memutuskan hubungan dengan Kristus.

F. Isi ruang tamu mereka dengan majalah dan surat kabar. Penuhi pikiran mereka dengan berita selama 24 jam. Pasang billboard/iklan disepanjang jalan agar terbaca pada saat berkendaraan. Banjiri kotak surat dengan katalog barang, promosi barang, undian dan segala macam penawaran barang gratisan dengan janji-janji palsu.

G. Percantik semua model yang muncul di majalah dan TV, sehingga para suami merasa kecantikkan lafiriah lebih penting, dan merasa kecewa dengan penampilan istri sendiri.

H. Buat para istri kelelahan sehingga tiada waktu bercinta dengan suami di malam hari. Bikin mereka sakit kepala juga. Jika mereka tidak bisa memberikan kasih sayang kepada suami seperti layaknya, maka mereka akan berpaling ke orang lain alias selingkuh. Ini akan mempercepat keluarga tersebut berantakan.

I. Berikan mereka sinterklas agar para orang tua tidak sempat menerangkan arti Natal kepada anak-anaknya.

J. Berikan mereka telur Paskah sehingga mereka tidak pernah berbicara tentang arti penebusan dan kuasa atas penebusan dan kematian.

K. Bahkan saat rekreasi, biarkan mereka bertingkah berlebihan. Begitu mereka pulang rekreasi, badan mereka akan kecapekan.

L. Usahan mereka tetap sibuk dan jangan biarkan mereka pergi ke alam bebas yang bisa membuat mereka kagum atas ciptaan Tuhan. Kirim mereka ke taman bermain, tempat berolahraga, mal , konser musik dan bioskop tentunya.

"Pokoknya bikin mereka sibuk, sibuk dan sibuk!" "Jika mereka menghadiri kebaktian atau persekutuan doa, libatkan mereka dalam gosip dan basa-basi sehingga mereka tidak sadar ada dimana saat itu. Kacaukan hidup mereka dengan harta benda yang menyebabkan mereka tidak punya waktu untuk mencari kekuatan dari Yesus. Ini akan membuat mereka bekerja dengan kekuatan mereka sendiri, mengorbankan kesehatan dan keluarga hanya untuk harta benda atau materi." "Ini pasti berhasil."

Ini adalah sebuah rencana sederhana. Setan-setan nampaknya telah melaksanakan tugas mereka karena banyak umat Kristiani didunia ini terlihat begitu sibuk kesana kemari. Hanya mempunyai waktu sedikit buat Tuhan dan keluarga. Tidak punya waktu untuk menceritakan ke orang lain tentang kuasa Tuhan yang mengubah hidup mereka. Apakah setan telah sukses dengan rencanaya?



READ MORE - Buat Mereka Sibuk!


Membuat Perbedaan

| 8 Mei 2009 |


Albert Einstein, Martin Luther, John Calvin, David Livingstone, Alexander Graham Bell, dan lain-lain. Nama-nama tersebut tercetak dalam sejarah sebagai orang-orang yang telah membuat perbedaan bagi dunia. Dunia ini tidak akan sama tanpa mereka. Sejarah selalu memiliki orang-orang semacam ini, yang mengabdikan seluruh kemampuan, tenaga, dan waktu mereka untuk membuat dunia ini lebih baik. Kisah kehidupan para pahlawan ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, yang memiliki keinginan untuk memiliki kehidupan yang membawa perbedaan.

Namun, kenyataannya tidak semua atau sebagian kecil saja, orang yang memiliki mimpi besar seperti itu. Dunia zaman sekarang menuntut umat manusia untuk menghabisakan waktu lebih banyak lagi dalam memenuhi kebutuhan pribadi. Seorang pekerja yang sukses tidaklah mungkin untuk bisa bekerja kurang dari 8 jam sehari. Makin tinggi sukses seseorang, makin banyak waktu yang harus dihabiskannya untuk pekerjaa. Setiap orang, apapun potensinya, terdorong untuk menghabiskan waktu mereka untuk bekerja menghasilkan uang yang bisa digunakannya untuk memenuhi setiap kebutuhan dan gaya hidup yang mereka inginkan. Tawaran-tawaran gaya hidup yang berlimpah dengan kenikmatan tersaji nyaris 24 jam sehari disekeliling mereka dan semua itu bisa diperoleh siapapun yang memiliki cukup uang. Sebagai akibatnya, dunia dipenuhi dengan orang-orang yang bekerja keras untuk keuntungan diri sendiri, keluarganya sendiri atau untuk mengajar suatu gaya hidup tertentu. Bekerja untuk mengubah jalannya sejarah menjadi sebuah mimpi idealistik saja, tidak memberikan keuntungan apapun, bahkan seringkali menuntut pengorbanan yang besar.

Walaupun demikian, masih ada orang-orang tertentu yang memiliki kerinduan yang baik ini. Mereka merasakan sebuah kebutuhan kemudian terpanggil untuk berbuat sesuatu, yaitu untuk menciptakan perbedaan dalam dunia sekitar merekan. Namun, masalah yang harus dihadapi orang-orang yang ingin membuat perbedaan ini adalah seringkali mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan. Selain itu perasaan tidak mampu juga sering menjadi penghambat bagi mereka dalam melakukan sesuatu. Silau atas prestasi yang dicapai oleh para pahlawan mereka , orang-orang biasa yang memiliki kerinduan untuk melakukan hal yang sama meresa tidak berdaya, apalagi jika mereka tidak memiliki dukungan wawasan maupun finansial yang memadai.

Setiap orang bisa melakukannya.

Sebetulanya setiap manusia bisa membuat perbedaan bagi sekitarnya. Kemampuan ini sebenarnya sudah adalam kita, siapapun kita, bagaimanapun caranya kita memasuki dunia ini. Kemampuan membuat perpedaan inilah yang disebut dengan potensi. Kemampuan ini bisa terpendam begitu rupa atau malah keluar dengan cara yang keliru. Orang-orang yang meresahkan masyarakat sekitarnya sebetulnya sudah membuat perbedaan, namun dengan cara yang negatif.

Potensi yang tereksploitasi dengan baik pasti akan membawa perubahan bagi sekitarnya. Yesus pernah membuat sebuah pernyataan bahwa hanya diperlukan iman sebesar biji sesawi untuk bias mencampakkan gunung ke dalam laut. Biji sesawi berbicara tentang sesuatu yang sangat kecil pada awalnya, tetapi menjadi besar setelah potensinya berkembang penuh. Jadi, pertama-tama yang bisa kita lakukan adalah meyadari kebenaran ini, yaitu bahwa siapapun kita, kita memiliki potensi yang bisa membawa perubahan bagi sekitar kita. Hal yang kedua adalah kemauan untuk menciptakan atau mencari segala yang dibutuhkan agar potensi ini bisa keluar dan bertumbuh.

Pentingnya Kesadaran dan kemauan.
 
Tanpa kesadaran akan adanya potensi masing-masing kita untuk membawa dampak positif, maka potensi itu akan terpendam, atau jika potensi itu terlalu besar, potensi itu akan keluar juga, tetapi dengan tidak terarah dan dapat membawa kita dalam kesulitan. Kita harus sadar dan mau mengakui bahwa setiap kita dilahirkan dengan potensi. Besar kecilnya potensi kita seringkali hanya ditentukan oleh cara kita memandang diri sendirl. Kebenaran bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah menyiratkan adanya potensi Ilahi dalam diri setiap orang, hal ini akan selalu benar, entah kita mau mengakuinya atau tidak.

Namun kesadaran saja tidak cukup. Harus ada kemauan untuk menggali dan merawat potensi itu sedemikian rupa sampai mencapai kapasitas yang maksimal. Kemauan tersebut akan membuat kita meninjau kembali prioritas-prioritas dalam kehidupan kita. Cukupkah kita hidup hanya untuk diri kita sendiri? Maukah kita membawa perubahan dan membawa dampak positif bagi sekeliling kita? Seperti seorang petani yang berkemauan keras untuk mendapat hasil terbaik dari benih yang ditabur diladangnya, demikian juga kita semua harus memiliki tekad dan ketekaunan yang sama agar benih potensi yang tertanam dalam diri kita bias bertumbuh dan berbuah.

Lalu apa langkah selanjutnya?

Langkah selanjutnya setelah kita mendapati bahwa benahi potensi itu telah bertumbuh dalam diri kita adalah mulai menggunakan potensi itu untuk kepentingan dan kebaikan orang disekitar kita. Mungkin saudara adalah seorang ibu rumah tangga biasa. Apa yang bias saudara lakukan? Jangan saudara lupa bahwa hampir setiap pahlawan didunia ini memiliki ibu mereka masing-masing, yang membesarkan dan membentuk kehidupan mereka. Sebagai seorang ibu, anda bisa membawa dampak positif bagi anak-anak Anda. Siapa yang bias mengetahui masa depan mereka? Mungkin saja seorang dari anak Anda lahirnya tercatat dengan tinta emas dalam sejarah. Siapa tahu? Sebatang pohon mungkin hanya menghasilkan buah-buah yang sedikit jumlahnya, tetapi jika buah-buah itu berkualitas dan sangat manis rasanya, raja-raja akan makan dari pohon itu.

Bukanlah tanggung jawab kita untuk menentukan perubahan apa yang pasti terjadi melalui potensi kita. Tanggung jawab kita hanyalah untuk membuat potensi itu tereksploitasi dengan baik. Tuhanlah yang akan melipat gandakan apapun yang kita miliki untk membuat perubahan, baik kita menyadarinya atau tidak, sehingga setiap orang akan mendapat berkat dan memuliakan Tuhan.  



READ MORE - Membuat Perbedaan


Hikmah Dibalik Masalah

| 7 Mei 2009 |


Masalah-masalah yang anda hadapi bisa membuat anda jatuh atau bertumbuh tergantung dari bagaimana cara anda menan ggapinya. Sangat disayangkan banyak orang gagal untuk melihat bagaimana Tuhan menggunakan masalah untuk kebaikan mereka.

Mereka lebih memilih untuk bertindak dengan bodoh dan membenci masalah-masalah yang mereka hadapi, daripada berdiam diri untuk merenungkan kebaikan apa yang bisa mereka dapati dari masalah-masalah tersebut.

Ada 5 cara yang Tuhan gunakan melalui masalah-masalah dalam hidup anda :

1. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGARAHKAN anda.

Kadang-kadang Tuhan harus menyalakan api di bawah anda untuk membuat anda tetap bergerak. Seringkali masalah yang anda hadapi akan mengarahkan anda ke arah yang baru dan memberikan anda motivasi untuk berubah. Apakah Tuhan sedang mencoba menarik perhatian anda?

2. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGUJI anda.

Manusia bagaikan teh celup... jika anda ingin tahu apa yang terjadi di dalamnya, celupkan saja ke dalam air panas! Pernahkah Tuhan menguji kesetiaan anda dengan masalah? Apakah yang anda dapati oleh masalah-masalh itu tentang anda (Yak 1 : 2-3)?

3. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGOREKSI anda.

Ada pelajaran-pelajaran yang anda pelajari hanya melalui penderitaan dan kegagalan. Mungkin waktu anda masih kecil, orang tua anda mangajar anda untuk tidak boleh menyentuh kompor yang panas. Tetapi, mungkin anda belajar justru karena setelah anda terbakar. Kadang-kadang anda baru bisa menghargai sesuatu... kesehatan, uang, hubungan dan sebagainya, saat anda sudah kehilangannya (Maz 119 : 71).

4. Tuhan menggunakan masalah untuk MELINDUNGI anda.

Suatu masalah bisa manjadi berkat jika masalah tersebut menegah anda dari bahaya. Beberapa tahun yang lalu ada seseorang yang dihentikan dari pekerjaannya karena dia menolak untuk melakukan sesuatu yang tidak etis oleh bosnya. Pengangguran itu merupakan suat masalah bagi dia, tetapi justru itulah yang menghindarkan dia ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara setahun kemudian, ketika kelakuan manajer yang tidak etis itu terbongkar (Kej 50 : 20)

5. Tuhan menggunakan masalah untuk MENYEMPURNAKAN anda.

Jika anda menanggapi masalah dengan cara dan pandangan yang benar, masalah tersebut bisa membentuk anda. Tuhan lebih memperhatikan karakter anda daripada kenyamanan anda. Hanya hubungan anda dengan Tuhan dan karakter anda yang akan dibawa dengan anda sampai kekal. Anda malah bermegah dalam kesengsaraan anda, karena anda tahu, bahwa... kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan (Rom 5 : 3-4).



READ MORE - Hikmah Dibalik Masalah


Meninggalkan Kebiasaan Buruk Dengan Segera

| 6 Mei 2009 |

Peringatan diberikan dalam kehidupan kita dengan tujuan agar kita menjadi pribadi yang senantiasa berubah. Karena orang yang terbiasa melakukan kesalahan akan mengalami kesulitan dalam hidupnya. Tuhan menghendaki kita meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang sampai saat ini masih kita perbuat (Yer 9 : 5). Contoh-contoh kebiasaan buruk yang setiap kali kita kerjakan : menunda-nunda pekerjaan, terlambat, berkata-kata kasar, bersikap tidak sopan, mengasihani diri sendiri, menghakimi orang lain, berbohong, dll. Mengapa kita harus meninggalkan kebiasaan buruk dengan segera?

1. Kebiasaan buruk dapat menguasai kita.

Berhati-hati terhadap sesuatu yang kita kerjakan berulang-ulang. karena hal itu bisa tertanam dengan kuat dalam pikiran dan menjadi gaya hidup kita, Kalau kebiasaan buruk pada awalnya tidak kita tolak, maka lama kelamaan akan menguasai hidup kita (I Pet 1 : 14)

2. Kebiasan buruk yang terus menerus dibiarkan akan semakin sulit ditinggalkan.

Pohon yang sudah bertumbuh besar, dengan akar-akar yang menjalar ke dalam tanah, akan sangat sulit untuk dicabut. Lain halnya dengan tanaman baru yang masih muda (belum menjadi pohon yang besar) akan mudah bagi kita untuk mencabutnya. Karena akarnya masih sedikit dan pendek. Demikian halnya dengan kebiasaan buruk yang sudah mengakar kuat dalam hidup kita, akan sangat sulit untuk dibersihkan dan dapat mengendalikan perhatian hidup kita (Ams 25 : 28)

3. Kebiasaan buruk akan mengakibatkan kita menerima akibat yang buruk.

Apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai. Kalau kita menabur kebiasaan buruk yang kita lakukan berulang-ulang maka akibat yang kita tuai akan sangat buruk. Sampah yang kecil dan sedikit apabila tidak kita buang, maka lama kelamaan akan tercium juga bau busuknya. Segala kepahitan, karakter buruk, itu mungkin kecil dan ringan di awal-awal kita melakukannya. Tetapi apabila dibawa terus menerus, maka akan menjadi beban yang berat dalam hidup kita (Gal 6 : 8, 4 : 17-18).



READ MORE - Meninggalkan Kebiasaan Buruk Dengan Segera


Power Of Friendship

| 5 Mei 2009 |

Memang tidak ada penelitian resminya, tapi biasanya alasan orang yang jatuh atau kembali ke dosa lama adalah tidak ada sahabat. Teman untuk bersekutu mungkin banyak, tapi sahabat itu jarang.

Jadi apabila mendengar ada beberapa hamba Tuhan yang dipakai dengan dahsyat, tiba-tiba jatuh, kemungkinan karena mereka tidak punya sahabat yang berdiri bersama mereka. Mereka tinggal di dalam loneliness/kesendirian (setidaknya  pada saat kejatuhan itu). Andaikan saja Daud mau menyisihkan waktu untuk bermain dengan Yonathan, kemungkinan pasti akan berbeda.

Sahabat adalah orang yng mengingatkan, menegur dan menasehati. Kadang-kadang, saudara juga mendapat hal-hal tersebut dari orang lain, tapi hanya sahabatlah yang berani menyampaikannya semata-mata karena peduli padamu. 

Sahabat adalah orang yang menangis kalau saudara jatuh dalam dosa, sementara orang lain hanya bilang,  "kok bisa yah.. kok bisa..". Seorang sahabat akan bersedih, karena menyadari, bahwa kejatuhan saudara itu juga merupakan bagian dari kesalahannya, karena mereka kurang peka atau terlalu sibuk dengan urusannya sendiri.

Seorang sahabat manaikan doa syafaat yang paling murni dihadapan Tuhan untuk kita, justru karena mereka mengasihi kita. mata seorang sahabat bisa berbicara melebihi ribuan kata. Mereka menantang kamu untuk maju pantang mundur. Mendorong dan memotivasi kita, itu adalah kesukaan mereka. Namun itu bukanlah sekedar basa-basi atau pujian kosong.

Seorang sahabat mau mendengarkan. Mereka memberikan hati saat kita membutuhkan tempat curhat, bukan cuma telinga saja. Ya, mendengarkan dengan antusias. Bahkan setelah itu, mereka tisak memberikan komentar apapun, karena mereka tahu benar bahwa kita hanya ingin didengarkan, lagipula mungkin, sehabis cerita panjang lebar, pikiran kita entah kenapa jadi terbuka lebar dan kita jadi tahu bagaimana menyelesaikan masalah kita.

Sahabat menerima kita apa adanya, buakan ada apanya. Mereka menerima kesalahan-kesalahan yang kita lakukan, bahkan yang paling fatal sekalipun menurut versi kita.

Sahabat manjauhkan kita dari dari mengasihani diri sendiri. Itu alasan membuat kita bertahan, menjadi tidak menyerah dan putus asa. Orang lain bisa saja memberi penilaian terhadap diri kita, tapi kita tahu penilaian sahabatlah yang paling akurat.

Sahabat adalah otrang yang paling asyik dan menyenangkan untuk diajak bermain, 'enjoying life' (menikmati hidup), bercanda dan tertawa. Kadang mereka curang dalam  dalam permainan, tapi mereka mengakuinya! Kalau bercanda, memang sedikit kelewatan. Kalau tertawa. terkadang sampai konyol dan malu-maluin. Kalau makan bersama, apa yang ada si piring kita - kadang diambilnya tanpa basa-basi, tanpa ijin, ampun deh... Yah memang - justru disitu asyiknya!

Terakhir sebuah kutipan berkata : "Burung dengan bulu yang sama, berkumpul bersama". Artinya, siapa sebenarnya diri kitaditentukan oleh siapa saja sahabatmu. Atau siapa kita sebenarnya bisa ketahuan dari orang-orang sekeliling kita, sahabat-sahabat kita.

Ingat, pergaulan yang buruk bisa merusak kebiasaan yang baik. Banyak juga yang jatuh dalam dosa-dosa seperti 'drugs' (obat-obatan terlarang), karena katanya 'in the name of' setia kawan.

Bagaimana kalau kita ingin menjadi Rajawali, kalau kita terus bergaul dengan ayam kampung? Yesus adalah kawan yang sejati seperti kata lagu : 'what a friend we have in Jesus'. Tapi kita tidak didesain tidak hanya berteman dengan Allah saja, makanya sejak semula Tuhan menciptakan seorang teman bagi Adam. Sesungguhnya seorang sahabat adalah adalah dari Tuhan, karena itu temukanlah the power of friendship!!



READ MORE - Power Of Friendship


Menjadi Penyembah Yang Berkenan di Hadapan Tuhan

| 4 Mei 2009 |


Pujian dan penyembahan tidak dapat dilakukan di dalam hati, pujian dan penyembahan harus menjadi perilaku dan tindakan kehidupan kita sehari-hari. Penyembahan bukanlah masalah tempat atau cara, tetapi merupakan gaya hidup kita sehari-hari. Penyembahan tidak hanya terbatas dalam ibadah saja. Tuhan adalah Tuhan yang maha hadir, hadirat-Nya dinyatakan dengan :

• Maha hadir. Dia adalah Allah yang maha hadir. Kemahahadiran-Nya adalah untuk semua orang.
• 2 atau 3 orang berkumpul dalam nama Yesus. Ini adalah hadirat Tuhan yang dinyatakan secara khusus.
• Lawatan Allah secara pribadi. Tujuan penyembahan adalah agar Tuhan menjamah dan melawat umat-Nya. Contoh : lawatan dan jamahan Tuhan yang membuat Yohanes dan Yehezkiel jatuh tertelungkup.

Tuhan menghendaki kita menyembah dalam roh dan kebenaran. Apakah penyembahan dalam roh dan kebenaran itu?

1. Penyembah yang benar harus didasarkan pada kebenaran Firman Tuhan.

Banyak orang yang menyembah dengan tulus, tetapi memiliki konsep yang salah. Mereka memiliki gambaran tentang Allah menurut pemikirannya sendiri. Dan sebagai akibat yang paling ekstrem adalah munculah penyembahan terhadap berhala-berhala. Apakah akibat dari penyembahan yang salah konsep untuk masa depan? Penyembahan yang melibatkan emosi dan ekspresi yang salah.

2. Penyembahan dengan roh

Tuhan adalah roh. Maka kita harus menyembah-Nya dalam roh juga. Yaitu dengan cara roh kita meresponi Tuhan dengan segenap hati. Kita perlu menyembah Tuhan dengan inovatif supaya tidak hanya asal-asalan dalam menyembah Tuhan, tetapi kita menyembah dengan sepenuh hati. Ciptakanlah keintiman bersama Tuhan. Paksa diri kita untuk membangkitkan semangat selama memuji Tuhan. Keintiman dengan Tuhan jauh lebih penting dari pada profetik (pengalaman-pangalaman karunia rohani). Karena karunia itu diberikan, bukan dicari, sedangkan keintiman akan menciptakan produktifitas. Saudaraku, marilah kita memperbaiki pujian dan penyembahan kita di hadapan Tuhan.




READ MORE - Menjadi Penyembah Yang Berkenan di Hadapan Tuhan


The Smeel of Rain

| 1 Mei 2009 |


  Di akhir cerita ini, ini memberikan dua opsi. Saya pikir anda akan memilih apa yang saya pilih?.

  Pada malam yang dingin di bulan maret dan angin berhembus di kegelapan malam di Dallas amerika. Dan seorang dokter melangkah masuk ke dalam ruangan dimana Diana Blesing di rawat. Diana masih merasa pening akibat dari efek operasi. Diana baru saja dioperasi

  Suaminya David mengenggam tangannya dan berusaha menahan emosinya atas berita yang baru saja di dengarnya. Siang itu pada tanggal 10 maret 1991, Diana mengalamami komplikasi pada kandungannya. Di usia kandungan baru 24 minggu dia harus menjalani operasi Caesar untuk mengeluarkan bayi di dalam kandungannya.Maka lahirlah anak Perempuan pasangan itu, yang bernama Dana Lu Blesing. Yang hanya 12 inci dan beratnya hanya satu pound sembilan ons (0.86 kg).

  Dan perkataan dokter yang lembut rasanya seperti bom bagi mereka. Dokter mengatakan dengan sebaik-baiknya " Saya tidak yakin, anak ini akan dapat bertahan" Hanya ada kemungkinan 10 persen, dia kan melewati malam ini. Dan jika dapat bertahan, hanya ada kesempatan yang sangat kecil dia dapat bertahan, masa depannya akan sangat kejam.

   Dengan rasa tidak percaya, David dan Diana mendengarkan apa yang dokter jelaskan tentang sesuatu yang sangat buruk. Dana sangat tidak mungkin untuk selamat. "Dana tidak akan dapat berjalan, dia tidak akan dapat berbicara, dia kemungkinan akan buta, dan dia pasti akan mudah untuk dapat menderita catastrophic (masalah besar) dari Celebral plasty ( idiot) dan penghambatan perkembangan mental dan lain sebagainya."

  " Tidak mungkin" Kata Diana tidak percaya Dia dan David suaminya dan anak lelakinya Dustin yang berumur 5 tahun, telah lama mendambakan seorang putrid di dalam anggota keluarganya.sekarang mimpi itu telah terwujud?.

  Tetapi setelah hari itu berlalu, dan penderitaan baru di dalam keluarga itu. Karena Dana mengalami pertumbuhan system sel saraf yang sangat lambat sehingga cahaya atau sentuhan dapat membuat dia merasa kesakitan ( tidak nyaman), jadi mereka tidak dapat menggendong bayi mungil itu di dada. Dan memberikan rasa cinta yang besar Semua mereka lakukan untuk berdoa supaya Tuhan mau berjaga di dekat putrid mereka yang berharga, dan dana berjuang sendirian dibawah lampu sinar ultraviolet di dalam incubator. Mereka tidak melupakan bagaimana dana bertumbuh dan akhirnya menjadi semakin kuat.

  Minggu demi minggu berlalu, Dana tumbuh dengan lambat tetapi pasti. Berat dan kekuatannya juga semakin bertambah Akhirnya setelah dana berusia dua bulan. Mereka mendapatkan ijin untuk menyentuh dana dengan tangan untuk pertama kalinya.

  Dan dua bulan kemudian, dokter memperingatkan dengan lembut kemungkinan yang suram yang akan terjadi, kesempatannya sangat kecil untuk bertahan dan hidup dengan normal. Semuanya sangat kecil sekali. Dan Dana bisa di bawa pulang dari rumah sakit, seperti yang diinginkan ibunya.

  Lima Tahun kemudian, Dana telah menjadi seorang gadis kecil yang mungil dengan mata abu-abunya yang cerah dan semangat hidup yang luar biasa.

  Tidak ada tanda-tanda akan mengalami suatu gangguan mental atau fisik yang akan di deritanya. Dia seperti gadis kecil yang normal dengan segala aktifitasnya. Tetapi cerita tidak berakhir disini.

  Di suatu siang yang panas, pada musim panas tahun 1996 di dekat rumah mereka di Irving , Texas . Dana sedang duduk di pangkuan ibunya, di sebuah lapangan bola setempat, dimana saudaranya Dustin sedang latihan baseball bersama teamnya, Seperti biasa, Dana mengoceh tanpa henti kepada ibunya dan beberapa orang dewasa duduk di dekat mereka ketika tiba-tiba Dana terdiam. Dana memeluk tangan ibunya dan merangkulkannya ke tubuh mungilnya. Lalu ia bertanya.. " Mama,? mama mencium sesuatu?? Mamanya mencoba membaui udara dan berusaha mendeteksi akan mendekatnya badai. " Ya,? Baunya seperti akan hujan?" Diana menjawab Dana memandang mata ibunya dan bertanya lagi " Mama mencium baunya ?"

  Sekali lagi ibunya mejawab " Ya? saya pikir nanti akan hujan. Karena baunya seperti hujan." Masih dalam dekapan ibunya, Dana mengelengkan kepalanya dan menepuk pundak ibunya dengan tangan mungilnya. Dengan perlahan dia mengatakan " Bukan, Baunya seperti DIA?"

Itu baunya TUHAN, ketika kamu medekap ke dadaNYA?

  Air mata mengalir ke pipi Diana karena Dana karena kebahagian dan pertolongan sehingga dana dapat seperti anak lainnya. Sebelum hujan turun, perkataan Dana mengingatkan Diana akan keberadaan Dana dalam keluarga itu, di dalam hatinya selama ini.

  Pada saat hari-hari yang panjang di dalam dua bulan pertama kehidupan Dana, ketika system sarafnya sensitive terhadap sentuhan sekalipun.Pada saat Dana tidak dapat di dekapnya di dalam pelukannya sekalipun ibunya sangat menginginkanya. TUHAN telah mendekap Dana di dalam pelukanNya dan menjaganya. Dan Bau Cinta Tuhan yang telah diingat oleh Dana sangat baik.

  Sekarang, Anda punya 2 pilihan. Anda dapat memforwad cerita ini dan membiarkan orang yang sedang tawar hatinya mengalami apa yang anda alami atau anda dapat menghapus cerita ini dan mengatakan itu sangat tidak menyentuh saya, atau itu bukan kewajiban saya.

INILAH PANGGILAN ANDA!

  " Saya dapat melakukan segala sesuatu di dalam Dia yang telah memberikan aku kekuatan" Pagi ini ketika Tuhan membuka jendela surga, Dia melihat aku dan bertanya: " AnakKu apa hal terbesar yang kamu inginkan hari ini?, Dan aku menjawab, " TUHAN perhatikanlah orang yang telah membaca pesan ini, keluarganya dan sahabatnya.Mereka pantas mendapatkanya dan sayangilah mereka dengan sungguh, Cinta tuhan itu seperti Lautan kamu dapat melihat awalnya, tetapi tidak pada akhirnya. Karena lautan tidak beru jung."


  MALAIKAT ITU ADA , tetapi kadang-kadang, ketikamereka tidak punya sayap, kita menyebutnya SAHABAT.



READ MORE - The Smeel of Rain


followers

Archive