Footprints

When GOD opened the window of HEAVEN, HE saw me & ask, "What you wish for today?..." I said, "LORD... please take care of the person who read this message"

Seorang Kpaten Kapal Laut

| 13 Oktober 2010 |

Seorang kapten kapal laut uap bercerita, bahwa sesuatu terjadi dan telah mengubah seluaruh kehidupan kekristenan dia. Pernah salah seorang penumpang, George Mueller dari Bristol-Inggris menghampirinya dan berkata, “Kapten, saya perlu memberitahu anda, bahwa saya harus sudah berada di Quebec pada hari sabtu siang. “Itu tidak mungkin,” jawab kapten itu.

“Baiklah,” Mueller menjawabnya, “Jika kapal anda tidak bisa membawa saya ke sana tepat waktu, maka Allah akan mencari cara lain, karena saya tidak pernah kehilangan suatu kebaktian pun selama lima puluh tujuh tahun. Mari kita ke ruang bawah untuk berdoa. “Kapten itu menatap laki-laki ini dan berpikir, “Dia baru melarikan diri dari rumah sakit jiwa yang mana? Dan bertanya: “Tidakkah anda menyadari bagaimana tebalnya kabut ini..?”

“Tidak,” jawab Mueller. Mata saya tidak tertuju pada tebalnya kabut itu, tetapi tertuju pada Allah yang hidup, yang mengendalikan setiap situasi dan keadaan hidup saya.” Dia berlutut dan memanjatkan doa yang paling sederhana yang pernah didengar oleh kapten itu. Selesai dia berdoa, kapten itu mulai ikut berdoa, tetapi dia menyentuh bahu kapten menyuruhnya untuk tidak berdoa. Dia berkata, “Pertama-tama, kapten tidak percaya kalau Allah akan menjawab, dan yang kedua, SAYA PERCAYA, BAHWA ALLAH SUDAH MENJAWABNYA. Dengan demikian kapten tidak perlu mendoakannya lagi.”

Ketika kapten itu menatap kepadanya, Mueller berkata, “Kapten, saya sudah mengenal Tuhan selama lima puluh tujuh tahun, dan tidak satu hari pun saya mengecewakan jemaat untuk tidak bertemu dengan sang Raja. Berdirilah, Kapten, dan bukalah pintu, maka anda akan melihat, bahwa kabut itu sudah hilang. “Kapten itu berdiri, dan kabut itu memang sudah hilang. Dan pada hari sabtu siang George Mueller sudah berada di Quebec untuk menyelenggarakan kebaktiannya. Karena aku percaya kepada Allah, bahwa semuanya pasti terjadi sama seperti yang dinyatakan kepadaku (Kis 27:25).

Jika kasih kita lebih sederhana, kita akan berpegang pada firmanNya; Dan hidup kita semuanya akan mendapatkan cahaya matahari, didalam manisnya Tuhan kita.


0 komentar:

Posting Komentar

followers

Archive